Daniel David Van Leun, Finggo (2002) Studi Improvisasi Menggunakan Unsur-unsur Nada Dalam Akor Dengan Progresi II-V-I Untuk Gitar. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Bab I.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
Bab IV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Full Teks.pdf Download (25MB) |
Abstract
Studi improvisasi di dalam karya tulis ini membahas tentang cara atau konsep yang dipakai oleh penulis dalam mengolah nada-nada dalam akor dengan sederhana namun efektif dalam konteks berimprovisasi. Improvisasi menggunakan pengolahan unsur-unsur nada dalam akor seperti ini sudah pemah diterapkan oleh penulis bersama rekan-rekan mahasiswa musik dan dirasakan sangat baik dan efektif sebagai proses kreatif di dalam hal mengolah nada, juga kepekaan terhadap setiap nada yang dimainkan atau dibunyikan. Masalah yang sering dijumpai oleh penulis dan dialami para pemula yang ingin belajar berimprovisasi, adalah mereka menjadi bingung dan kesulitan dalam mengaplikasi semua modus atau scale (tangga nada) yang mereka pelajari dari buku-buku ataupun kaset-kaset pelajaran improvisasi. Hal ini terjadi karena mereka hanya menghafal semua modus atau scale dengan kaku dan menjadi sangat terprogram seperti mesin, yang menyebabkan mereka sulit menciptakan rangkaian nada, kalimat-kalimat melodi, dengan pola ritmis yang variatif serta kreatif. Sebenarnya, masalahnya terletak di dalam pemahaman setiap hal yang kita pelajari. Pengertian tentang bagaimana mengaplikasikan semua scale atau modus yang kita pelajari harus dilakukan dengan cara yang tepat dan benar. Penulis tidak mengatakan bahwa modus-modus tersebut tidak penting, justru semua itu sangat penting sebagai materi dasar untuk berimprovisasi. Hanya saja penulis menawarkan cara yang lebih sederhana, karena studi ini menggunakan pola-pola latihan yang motifnya seperti bentuk sebuah permainan. Permainan yang menggunakan unsur-unsur nada akor dan progresi akor sebagai sarananya. Sebuah akor, dapat dipandang atau kita bayangkan sebagai sebuah keluarga di dalam rumah tangga, dengan nada-nada yang membentuk akor sebagai anggota keluarganya. Triad, adalah anggota keluarga yang paling inti. Karena ketiga nada inilah yang membentuk akor. Yang terdiri dari nada pertama (root), nada ketiga (third), dan nada kelima (fifth) atau di dalam tangga nada diatonis mayor / solmisasi kita sebut dengan nada do, mi, sol. Konsep ini membuat pola-pola latihan yang menggarap semua unsur di atas. Penjelasan yang lebih rinci dan lebih jelas akan diuraikan di dalam Bab Ill.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91221#MUSIK | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Studi Improvisasi, Unsur-unsur Nada, Progresi II-V-I Untuk Gitar | |||||||||
| Subjects: | Musik > Pengkajian seni musik (musikologi dan pendidikan musik) Seni Musik |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Musik | |||||||||
| Depositing User: | isti IS suratmi | |||||||||
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 04:23 | |||||||||
| Last Modified: | 30 Jul 2026 04:23 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24934 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
