Hubungan Gaya Musik Terhadap Arsitektur Pada Periode Barok Dalam Kajian Musikologi

Evelyn Limbong, Helena (2004) Hubungan Gaya Musik Terhadap Arsitektur Pada Periode Barok Dalam Kajian Musikologi. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Bab I.pdf

Download (5MB)
[img] Text
Bab IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Full Teks.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (30MB) | Request a copy
Official URL: https:// lib.isi.ac.id

Abstract

Seni musik dan seni arsitektur, dua bidang seni yang berbeda dari segi bentuk struktural, fungsi, dan menikmatinya dari segi indrawi. Seni musik termasuk dalam seni audial (seni pendengaran), dan seni tentang waktu melalui bunyi (nada yang teratur), bermediumkan instrumen musik dan pita suara manusia. Sedangkan seni arsitektur termasuk seni visual (seni penglihatan), dan seni tentang ruang, yang meliputi seni integral yang memadukan permukaan dari bentuk. Bermediumkan segala macam yang digunakan untuk mendirikan suatu bangunan. Gaya merupakan ciri khas yang selalu akan tampak atau terasa dari suatu karya seni. Seni musik dan arsitektur pada periode barok juga memiliki gaya yang menunjukkan gaya seni menghias yang tinggi, rumit, detail, berkesan spontanitas, terstruktur dan memiliki teknik yang cukup tinggi. Secara umum pada zaman ini dapat dikatakan bahwa para seniman pada masa Barok tidak lagi memusatkan diri pada ide-ide tertentu yang abstrak, akan tetapi makin lama makin memperhatikan manusia itu sendiri dalam situasinya yang nyata dengan kehidupan batin dan perasaannya sehari-hari. Seni rupa Barok dan seni lukis menggambarkan manusia, seni musik mengungkapkan emosi dan perasaannya, sebagai suatu masa khusus dalam bidang seni atau gaya pada periode Barok. Secara sederhana dapat digambarkan bahwa karakteristik gaya Barok adalah sesuatu yang sifatnya mengisi ruangan seperti ; kanvas, batu, dan bunyi, dengan gerakan (action) dan irama (movement) dan berusaha keras untuk menambahkan kesan mewah, berlimpah - limpah. Dalam proses penciptaan karya seni terutama seni musik dan seni arsitektur pasti dipengamhi oleh faktor-faktor yang ada di sekitar kehidupan manusia, alam, dan agama. Misalnya faktor ekonomi, politik, geografis, biologis, budaya dan lain sebagainya. Filosofi dan sejarah yang menjadi latar belakang setiap perkembangan seni, begitu juga yang terjadi pada periode Barok. Dan untuk mengupas masalah ini penulis memakai metode analisis korelatif. Penyusunan analisis ini bertujuan menghubungkan adanya keterkaitan pada gaya seni musik dan seni arsitektur melalui analisis struktural yang mencakup pendekatan melalui filosofi. Guna menambah wawasan seni musik terhadap bidang ilmu lainnya khususnya cabang seni lainnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Evelyn Limbong, Helenanim9610515013
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorBudhiana, IGN. Wiryawannidn0015125802
ContributorSusantina, SukatmiUNSPECIFIED
Department: KODEPRODI91221#MUSIK
Uncontrolled Keywords: Gaya Musik, arsitektur, periode Barok, kajian musikologi
Subjects: Seni Musik
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Musik
Depositing User: isti IS suratmi
Date Deposited: 30 Jul 2026 04:47
Last Modified: 30 Jul 2026 04:47
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24937

Actions (login required)

View Item View Item