Surojo, Surojo (2013) Wayang Wong Pedesaan :Kajian Aspek Perubahan dan Kemundurannya. Project Report. Lembaga Penelitian ISI Yogyakarta, Yogyakarta.
Text
Bab 1.pdf Download (2MB) |
|
Text
Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (574kB) | Request a copy |
|
Text
Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (232kB) | Request a copy |
|
Text
Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (797kB) | Request a copy |
|
Text
Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
Text
Bab 6.pdf Download (1MB) |
|
Text
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (551kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian dengan judul Wayang Wong Pedesaan Sebuah Kajian Perubahan dan Kemundurunnya dapat dilihat menjadi 2 aspek penyebabnya yaitu manajemen dan kelembagaan social masyarakat Kajian manajemen meliputi segala aspek seni pertunjukan dan organisasi di daJamnya, sedang tinjauan kelembagaan social masyarakat lebih kepada peran dan fungsi wayang wong di tengah masyarakat. Manajemen wayang wong pedesaan merupakan faktor penting keberadaan seni pertunjukan itu, sehingga apa yang dialami wayang wong pedesaan ini berubah bahkan menjadi kemunduran. Hal-hal yang menjadi penyebab kemunduran antara lain : Aspek sarana dan prasarana, belum memiliki gamelan, kostum dan tempat pentas. Aspek penggenerasiannya, penari sudah menuju tua rata-rata usia 60 tahun, dan tidak terjadi pendidikan ke anak muda, serta perhatian dan pembinaan dari lembaga pemerintah semakin berkurang. Aspek Maecenasisasi, pembiayaan yang relatif besar itu, ketika saJah satu anggota masyarakat sudah tidak secara ajek mensuplay dana, maka wayang wong menjadi lesu dan praktis berhenti kegiatan. Kebiasaan inilah yang sudah mentradisi di tubuh wayang wong, sehingga tanpa dana serta Maecenas di desa itu kemudian kegiatan dan proses berkesenian menjadi lesu. Kajian menurut fungsi dan peran kelembagaan masyarakat adalah factor penentu terjadinya perubahan menuju kemunduran wayang wong, antara Jain : Belum menjadi bagian penting even masy.a.rakat. di mana wayang wong masih menjadi sosok yang berdiri sendiri di tengah masyarakat Seberat dan sebesar berapapun dana dan sarana Jainnya bila wayang wong itu menjadi bagian kelembagaan masyarakat, maka wayang wong tetap exis, karena mendapat pengakuan, ruang dan waktu yang pasti.
Item Type: | Monograph (Project Report) | ||||
---|---|---|---|---|---|
Creators: |
|
||||
Department: | KODEPRODI91231#Seni Tari | ||||
Uncontrolled Keywords: | manajemen, kelembagaan sosial masyarakat, Wayang Wong Pedesaan | ||||
Subjects: | Tari > Pengkajian Tari | ||||
Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian) | ||||
Depositing User: | sri SE endarti | ||||
Date Deposited: | 12 Sep 2019 04:31 | ||||
Last Modified: | 12 Sep 2019 04:31 | ||||
URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/4832 |
Actions (login required)
View Item |