Putri Yanila, Lea (2025) Pengaruh Gaya Gotik Pada Gereja Kristen Merah Kediri. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
LEA PUTRI YANILA_2026_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (124MB) | Request a copy |
||
|
Text
LEA PUTRI YANILA_2026_BAB 1.pdf Download (21MB) | Preview |
|
|
Text
LEA PUTRI YANILA_2026_BAB PENUTUP.pdf Download (4MB) | Preview |
|
|
Text
LEA PUTRI YANILA_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (175kB) | Request a copy |
Abstract
Arsitektur gotik pernah berpengaruh di sebagian wilayah Eropa pada abad ke-12, terutama di Prancis. Gereja St. Denis yang selesai dibangun pada tahun 1144 merupakan cikal bakal gaya gotik dalam dunia arsitektur pada gereja-gereja di sebagian Eropa dan menjadi transisi dari gaya romanesque pada masanya. Seiring berjalannya waktu, penerapan gaya gotik muncul kembali atau dikenal dengan istilah gaya neo-gotik, banyak ditemukan pada gereja-gereja di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Penyebaran budaya, bahasa, dan agama yang diperkenalkan oleh para koloni Belanda juga menjadi salah satu hal pendorong gaya desain ini diterapkan, salah satunya adalah pembangunan gereja. Tidak menutup kemungkinan, pada bangunan gereja bisa saja terdapat penggabungan beberapa gaya desain yang berbeda ke dalam suatu arsitektur bangunan/interior, termasuk Gereja Merah Kediri atau Keerkeraad van de Protestanche Gemente te Kediri, yang berlokasi di Kediri, Jawa Timur, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh gaya gotik dan gaya lain yang ada di Gereja Merah Kediri. Metode penelitian yang dipakai adalah metode deskriptif kualitatif-komparatif (Sugiyono, 2017). Data yang dikumpulkan terdiri dari tinjauan pustaka, sketsa dan dokumentasi, wawancara semi terstruktur dengan pakar arkeolog dan pihak gereja. Temuan dari penelitian ini yaitu terdapat 4 dari 7 kriteria gaya gotik yang ditemukan berdasarkan fasad, 7 dari 14 kriteria berdasarkan elemen ruang, 3 dari 7 kriteria berdasarkan furniture gereja, dan 1 dari 5 kriteria berdasarkan elemen dekoratif. Hasil temuan lainnya menunjukkan bahwa selain ada pengaruh Gotik, terdapat pengaruh gaya Indische pada Gereja Merah Kediri. Temuan lain ini diperkuat dari hasil wawancara dengan seorang arkeolog, Pak Jujun Kurniawan S.S., M.A. dan referensi rekomendasinya (Ensiklopedia Arsitektur Indis-Kolonial DIY), yang ditemukan 5 dari 11 kriteria gaya Indische pada Gereja Merah Kediri.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI90221#DESAININTERIOR | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Gaya Gotik, Gereja Merah Kediri | |||||||||
| Subjects: | Disain > Disain Interior | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Rupa > Jurusan Disain > Disain Interior | |||||||||
| Depositing User: | LEA PUTRI YANILA | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 05:47 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Jan 2026 08:03 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22469 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
