Ammara Dara Nasution, Nadhifa (2026) "Mandailing Prime" Penghadiran Idiom Ritme Gordang Sambilan Melalui Pola Nonretrogradable Rhythm Berdasarkan Logika Bilangan Prima. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Nadhifa Ammara Dara Nasution_2026_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
||
|
Text
Nadhifa Ammara Dara Nasution_2026_BAB I.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text
Nadhifa Ammara Dara Nasution_2026_BAB PENUTUP.pdf.pdf Download (442kB) | Preview |
|
|
Text
Nadhifa Ammara Dara Nasution_2026_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
Nadhifa Ammara Dara Nasution_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf.pdf Download (188kB) | Preview |
|
|
Video
Nadhifa Ammara Dara Nasution_2026_VIDEO.mp4 Download (15MB) |
||
|
Video
watch_v=w7QNsys5LvM&feature=youtu.be Download (1MB) |
Abstract
“Mandailing Prime” merupakan karya komposisi musik nasionalisme yang berangkat dari upaya menghadirkan idiom ritme gordang sambilan tanpa menghadirkan material ritme aslinya secara langsung. Gordang sambilan memiliki karakteristik interlocking yang kuat dan umumnya bertumpu pada pembagian ritme genap dalam birama konvensional. Di sisi lain, pendekatan ritmis Olivier Messiaen melalui konsep bilangan prima dan nonretrogradable rhythm menawarkan kemungkinan pengembangan ritme di luar pembagian genap. Penelitian penciptaan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana modifikasi pendekatan Olivier Messiaen dapat menghadirkan idiom ritme gordang sambilan dalam konteks komposisi musik nasionalisme. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Data diperoleh melalui studi literatur dan observasi terhadap pola-pola ritme permainan gordang sambilan, yang kemudian dianalisa dan ditransformasikan menggunakan praktik added dan subtracted value berdasarkan logika bilangan prima. Metode penciptaan dilakukan dengan mentransformasikan pola ritme tersebut ke dalam struktur berlapis, mulai dari tingkat figur, motif, frasa, hingga bentuk besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa idiom ritme gordang sambilan dapat dihadirkan melalui modifikasi pendekatan Olivier Messiaen apabila struktur interlocking yang terbentuk tetap simetris. Fenomena bilangan prima dan nonretrogradable rhythm terbukti hadir secara konsisten pada berbagai lapisan struktur musikal, sehingga karakteristik interlocking gordang sambilan tetap terdeteksi meskipun pola ritme mengalami transformasi. Demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan praktik komposisi musik nasionalisme melalui pendekatan struktural dan konseptual, khususnya dalam menghadirkan idiom ritme tanpa bergantung pada material ritme asli.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91222#PENCIPTAANMUSIK | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Gordang sambilan, nasionalisme, interlocking, nonretrogradable rhythm, bilangan prima | |||||||||
| Subjects: | Musik > Komposisi Musik | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Musik | |||||||||
| Depositing User: | Nadhifa Ammara Dara Nasution | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 06:01 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Jan 2026 06:01 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22538 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
