Khumaini, Farhan (2026) Kajian Semiotika Teater Pada Pertunjukan Teater Mlungsungi Karya Emha Ainun Nadjib Persembahan Reriyungan 3 Generasi Teater Yogyakarta. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Farhan Khumaini_2026_FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
||
|
Text
Farhan Khumaini_2026_BAB I.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
Farhan Khumaini_2026_BAB IV.pdf Download (345kB) | Preview |
|
|
Text
Farhan Khumaini_2026_LAMPIRAN 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (736kB) | Request a copy |
||
|
Text
Farhan Khumaini_2026_LAMPIRAN 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (560kB) | Request a copy |
||
|
Text
Farhan Khumaini_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji pertunjukan teater Mlungsungi karya Emha Ainun Nadjib yang dipentaskan oleh Reriyungan 3 Generasi Teater Yogyakarta dengan menggunakan pendekatan semiotika teater. Pertunjukan Mlungsungi dipahami sebagai teks pertunjukan yang dibangun oleh relasi antara struktur dramatik dan sistem tanda teatrikal yang merepresentasikan kritik sosial, politik, dan kesadaran spiritual masyarakat Nusantara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan tekstur pertunjukan serta mengungkap makna tanda yang dihadirkan dalam setiap adegan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis konten. Data diperoleh melalui observasi dokumentasi pertunjukan dan studi pustaka. Analisis dilakukan menggunakan teori semiotika Roland Barthes pada tataran makna denotatif dan konotatif serta didukung oleh segmentasi tiga belas sistem tanda teater yang dikemukakan oleh Tadeusz Kowzan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan Mlungsungi memiliki struktur dramatik yang tersusun secara sistematis melalui tahap eksposisi, komplikasi, klimaks, dan penyelesaian. Tekstur pertunjukan dibangun melalui dialog satir, penggunaan bahasa Jawa, musik, gerak tubuh, tata cahaya, kostum, dan properti panggung. Makna yang dihasilkan menegaskan mlungsungi sebagai proses transformasi batin dan kesadaran kolektif serta menjadikan pertunjukan ini sebagai media refleksi kritis terhadap kekuasaan dan kondisi sosial masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | Seni Pertunjukan | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Semiotika Teater, Mlungsungi, Roland Barthes, Struktur dan Tekstur, Teater Indonesia | |||||||||
| Subjects: | Teater > Pengkajian seni teater (dramaturgi) Pendidikan Seni Pertunjukan |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Teater | |||||||||
| Depositing User: | Farhan Khumaini | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 07:53 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Jan 2026 07:53 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22628 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
