Niaga, Ipong (2012) Nawaruci: Transformasi Mitos Ke Dalam Teater Ekspresionisme. Masters thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
IPONG NIAGA_2012_BAB 1 Pendahuluan.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
IPONG NIAGA_2012_BAB V Penutup.pdf Download (562kB) |
|
|
Text
IPONG NIAGA_Full Teks.pdf Restricted to Repository staff only Download (23MB) |
Abstract
Mitos dengan segala aspek yang terkandung di dalamnya bisa menjadi objek sumber gagasan penciptaan teater yang kompleks. Selain cerita, mitos mengandung nilai-nilai konstitutif yang merefleksikan kehidupan para subjek penciptanya di masa silam. Artinya, baik struktur permukaan mau pun struktur dalamnya adalah aspek penting yang bisa ditrasnformasikan menjadi sebuah naskah lakon drama dan pertunjukan teater. Transformasi dalam konteks penciptaan seni memiliki batasan pada proses mencipta suatu pertalian dan persesuaian secara dialektis antara mitos dan teater. Pertalian adalah seuatu jembatan imajiner yang di mana antara mitos dan pertunjukan teater terdapat suatu jalan yang memungkinkan nilai-nilai diantara keduanya dapat ditransfer dari pihak satu ke pihak lainnya dan sebaliknya. Persesuaian adalah berubah bentuknya suatu wujud karena masuk dalam wadah yang lain. Pertalian adalah terjalinnya dua unsur yang berbeda dalam suatu tatanan nilai yang baru. Namun cita rasa, nilai-nilai esensial akan cenderung sama. Proses penciptaan teater dengan metode transformasi mensyaratkan suatu analisis yang dapat mereduksi keduanya berdasarkan elemen-elemen strukturalnya. Karena dengan begitulah kita dapat mengakses objek sumber gagasan penciptaan tidak hanya permukaannya saja, tetapi juga mencakup rangkaian bagian dalamnya. Maka dalam hal ini, pencipta dituntut memiliki pemahaman struktural terhadap objek sumber penciptaan dan forma estetis yang akan ditujunya sebagai media yang baru bagi objek tersebut. Jika tidak demikian, kita tidak akan pernah mencapai suatu pertalian dan persesuaian yang kuat dalam karya yang akan kita buat dan mengesankan bahwa, menghancurkan sebuah artefak budaya dengan cara sedemikian rupa lebih mudah daripada membuatnya dengan teknik yang bertanggung jawab. Penciptaan ini, secara khusus menawarkan suatu proses transformasi yang memadukan secara dialektis antara struktur tradisi religius dalam mitos Nawaruci dengan drama modern bergaya ekspresionisme. Sentuhan gaya ekspresionisme dalam transformasinya ke dalam pertunjukan teater modern adalah suatu upaya saja untuk merubah bentuknya agar bisa lebih diterima komposisi visual dan spiritualitas ceritanya oleh penikmat teater di zaman ini yang lebih plural dan memiliki pemahaman lebih luas mengenai konsep tentang spiritualitas.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Department: | KODEPRODI91101#PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Transformasi, mitos, dialektis, pertalian, persesuaian, ekspresionisme. | ||||||
| Subjects: | Teater > Pengkajian seni teater (dramaturgi) Penciptaan dan pengkajian seni |
||||||
| Divisions: | Pascasarjana > S2 Studi Penciptaan dan pengkajian seni | ||||||
| Depositing User: | Anugrah Wahid | ||||||
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 08:05 | ||||||
| Last Modified: | 13 Feb 2026 08:05 | ||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23099 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
