Putra Mendrofa, Meiman (2026) Peran Guru Pendamping Khusus dalam Mata Pelajaran Seni Budaya Pada Anak Berkebutuhan Khusus di SMPN 1 Yogyakarta. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
MEIMAN PUTRA MENDROFA_2026_FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
MEIMAN PUTRA MENDROFA_2026_BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
MEIMAN PUTRA MENDROFA_2026_BAB V.pdf Download (476kB) |
|
|
Text
MEIMAN PUTRA MENDROFA_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (198kB) | Request a copy |
Abstract
Guru pendamping khusus (GPK) sangat krusial dalam pembelajaran seni budaya bagi ABK, terutama di SMP Negeri 1 Yogyakarta yang memiliki rasio GPK dan ABK tidak sebanding. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dari guru pendamping khusus dalam mata pelajaran seni budaya pada anak berkebutuhan khusus di SMP Negeri 1 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Objek penelitian ini yaitu peran guru pendamping khusus dalam mata pelajaran seni budaya pada anak berkebutuhan khusus di SMP Negeri 1 Yogyakarta. Subjek penelitian yaitu guru pendamping khusus, guru seni budaya, anak berkebutuhan khusus, siswa reguler, waka kurikulum, dan waka kesiswaan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Validasi data melalui triangulasi data yaitu triangulasi sumber dan teknik member check. Analisis data menggunakan pendekatan Cresswell yaitu mengolah dan mempersiapkan data untuk dianalisis, membaca keseluruhan data, memulai coding untuk mendeskripsikan setting, orang, kategori, dan tema yang dianalisis, menunjukkan deskripsi yang disajikan kembali menjadi narasi dan membuat interpretasi atau memaknai data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru pendamping khusus dalam mata pelajaran seni budaya pada anak berkebutuhan khusus di SMP Negeri 1 Yogyakarta sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, dan pelatih. GPK juga bekerja sama dengan guru mata pelajaran pada pembelajaran di dalam kelas, yaitu koordinasi setiap pendampingan, komunikasi terkait perkembangan siswa ABK, penyusunan penilaian hasil belajar seperti ASTS, keterlibatan GPK dalam penyusunan modul ajar dan penyesuaian materi yang akan diajarkan pada siswa di kelas inklusif. Namun, masih terdapat hambatan pendampingan pada perbedaan kemampuan siswa ABK, pengontrolan kefokusan, keterbatasan waktu pendampingan, tantangan interdisiplin mata pelajaran seni budaya, serta keterbatasan rasio GPK.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI88209#PENDIDIKAN SENI PERTUNJUKAN | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Guru Pendamping Khusus, Anak Berkebutuhan Khusus, Seni Budaya | |||||||||
| Subjects: | Pendidikan Seni Pertunjukan | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Pendidikan Seni Pertunjukan | |||||||||
| Depositing User: | MEIMAN PUTRA MENDROFA | |||||||||
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 08:26 | |||||||||
| Last Modified: | 18 Jun 2026 07:09 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23303 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
