Immanuel Angelo, Steven (2026) Problematika Penyajian Musik Polifoni Renaisans Pada Gedung Pertunjukan Modern: Studi Kasus Penyajian O Regem Coeli Karya Tomas Luis de Victoria di Liem Liang Peng Theater oleh Vocalista Harmonic Choir. Skripsi thesis, ISI Yogyakarta.
|
Text
STEVEN IMMANUEL ANGELO_2026_FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (35MB) | Request a copy |
||
|
Text
STEVEN IMMANUEL ANGELO_2026_BAB I.pdf Download (6MB) | Preview |
|
|
Text
STEVEN IMMANUEL ANGELO_2026_BAB V.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
STEVEN IMMANUEL ANGELO_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (364kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji problematika penyajian musik polifoni Renaisans pada ruang pertunjukan modern melalui studi kasus penyajian O Regem Coeli karya Tomás Luis de Victoria di Liem Liang Peng Theater oleh Vocalista Harmonic Choir ISI Yogyakarta. Musik polifoni Renaisans pada mulanya diciptakan untuk kebutuhan liturgis Gereja Katolik dengan karakter akustik ruang gereja yang memiliki gema panjang dan resonansi tinggi. Namun dalam praktik modern, karya- karya tersebut sering dipindahkan ke gedung konser modern dengan kondisi akustik, fungsi sosial, dan pengalaman mendengar yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kondisi sosial dan gereja pada masa penciptaan karya, perubahan fungsi dan makna ketika karya dipisahkan dari konteks liturgisnya, serta strategi penyajian musik dalam menghadapi problematika akustik di ruang pertunjukan modern. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif analisis dengan pendekatan sosiohistoris dan acoustemology. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, analisis historis, dan wawancara dengan conductor Vocalista Harmonic Choir ISI Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan ruang pertunjukan memengaruhi karakter bunyi, persepsi pendengar, teknik vokal, tempo, pembunyian teks, dan strategi blocking penyanyi. Gedung konser modern yang memiliki karakter akustik lebih kering menyebabkan berkurangnya resonansi khas musik sakra Renaisans, sehingga diperlukan berbagai penyesuaian interpretatif dan teknis dalam penyajiannya. Penelitian ini menunjukkan bahwa problematika penyajian musik polifoni Renaisans tidak hanya berkaitan dengan persoalan teknis-akustik, tetapi juga menyangkut perubahan fungsi sosial, pengalaman auditori, dan pemaknaan historis terhadap musik itu sendiri. Kata kunci: musik polifoni Renasans, akustik, paduan suara, ruang pertunjukan modern, Tomás Luis de Victoria
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91221#MUSIK | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | musik polifoni Renasans, akustik, paduan suara, ruang pertunjukan modern, Tomás Luis de Victoria | |||||||||
| Subjects: | Penciptaan dan pengkajian seni Seni Musik |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Musik | |||||||||
| Depositing User: | Steven Immanuel Angelo | |||||||||
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 01:39 | |||||||||
| Last Modified: | 22 Jun 2026 01:39 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23655 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
