Representasi Penderitaan Rakyat Kecil Dalam Lukisan Affandi Di Museum Affandi

Widhia Ardhana, Wahyu (2026) Representasi Penderitaan Rakyat Kecil Dalam Lukisan Affandi Di Museum Affandi. Skripsi thesis, ISI Yogyakarta.

[img] Text
Wahyu Widhia Ardhana_2026_FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
Wahyu Widhia Ardhana_2026_BAB I.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Wahyu Widhia Ardhana_2026_BAB IV.pdf

Download (903kB) | Preview
[img] Text
Wahyu Widhia Ardhana_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (164kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.isi.ac.id/

Abstract

Penelitian ini membahas representasi penderitaan rakyat kecil dalam lukisan karya Affandi di Museum Affandi Yogyakarta. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan Affandi menampilkan kehidupan rakyat kecil melalui pengolahan visual yang ekspresif. Penelitian ini bertujuan memahami representasi penderitaan rakyat kecil melalui pembacaan tanda visual dan makna sosial dalam lukisan Affandi. Teori yang digunakan ialah teori seni lukis sebagai media tanda dari Terry Barrett, teori semiotika Roland Barthes serta teori representasi Stuart Hall. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lukisan Ia Datang, Menunggu, dan Pergi merepresentasikan keterasingan dan ketidakpastian hidup masyarakat bawah; Wanita Duduk Telanjang merepresentasikan kerentanan dan tekanan hidup perempuan kelas bawah; Mata-Mata Musuh merepresentasikan rasa takut, pengawasan, dan ketidakamanan sosial; Keluarga Soedarso merepresentasikan tekanan hidup keluarga rakyat kecil; sedangkan Pengemis dari Tanjung Cirebon merepresentasikan kemiskinan, keterasingan, dan ketidakberdayaan sosial. Melalui analisis denotasi, konotasi, dan mitos, kelima karya menunjukkan penderitaan rakyat kecil sebagai realitas sosial yang terus berlangsung dalam kehidupan masyarakat. Kesimpulannya, Affandi merepresentasikan penderitaan rakyat kecil melalui deformasi bentuk, sapuan garis ekspresif, warna gelap, tekstur kasar, dan gestur figur. Melalui analisis Barthes dan Stuart Hall, penderitaan rakyat kecil dipahami sebagai realitas sosial dan kemanusiaan yang terus berlangsung dalam masyarakat Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Widhia Ardhana, Wahyunim1912932021
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorAgus Burhan, Mukhamadnidn0008046003
ContributorStefany Welayana, Anitalianidn0024129403
Department: KODEPRODI90201#SENI MURNI
Uncontrolled Keywords: Affandi, penderitaan sosial, rakyat kecil, representasi, semiotika
Subjects: Seni Murni > Seni Lukis
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Seni Murni > Seni Lukis
Depositing User: Wahyu Widhia Ardhana
Date Deposited: 22 Jun 2026 07:56
Last Modified: 22 Jun 2026 07:56
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23888

Actions (login required)

View Item View Item