Bimantara Sakti, Oke (2026) Nyep. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Oke Bimantara Sakti_2026_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
||
|
Text
Oke Bimantara Sakti_2026_BAB I.pdf Download (921kB) | Preview |
|
|
Text
Oke Bimantara Sakti_2026_BAB PENUTUP.pdf Download (292kB) | Preview |
|
|
Text
Oke Bimantara Sakti_2026_PERNYATAAN PERSETUJU_PUBLIKASI.pdf Download (830kB) | Preview |
|
|
Video
view_usp=drivesdk Download (71kB) |
Abstract
Karya “Nyep” adalah sebuah karya tari berpijak pada cerita legenda turun-temurun Muning Raib, menceritakan kesedihan seorang pemuda desa yang mencoba untuk terbebas dari hukuman karena perjanjian yang sudah dilanggar dengan sosok leluhur penjaga wilayahnya. Cerita legenda Muning Raib berasal dari Dusun Curup yang terletak di kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Inti dari cerita legenda Muning Raib adalah larangan bepergian ke hutan yang dianggap keramat bagi keturunan suku Rejang di Dusun Curup. Larangan ini sampai sekarang diyakini dan dipercaya masyarakat setempat pada kehidupan nyata untuk tidak dilanggar. Hutan tersebut dijaga makhluk tak kasat mata, masyarakat setempat menyebutnya dengan istilah Diwo. Jika ada yang melanggar maka sudah dipastikan akan hilang secara tiba-tiba yang biasa disebut dengan Nyep. Karya ini disusun dalam 4 adegan dan mengadaptasi unsur gerak pada tari Kejei yang termuat pada cerita legenda Muning Raib dan mengolahnya menjadi ragam gerak baru. Karya ini menghadirkan tiga tokoh dalam satu cerita. Tokoh pertama adalah Malim Bagus yang memiliki paras tampan namun ceroboh dan keras kepala, tokoh kedua adalah ayahnya Malim Bagus yang memiliki watak keras kepala dan pemarah, dan tokoh ketiga yaitu Diwo, Diwo merupakan wujud lain dari leluhur suku Rejang yang merubah diri menjadi bidadari. Proses penciptaan karya tari melalui pendekatan eksplorasi, improvisasi, komposisi, dan evaluasi sebagaimana untuk menyusun dan membentuk koreografi. Hasil karya ini tidak hanya hadir sebagai bentuk ekspresi artistik, tetapi juga menjadi refleksi dan pengingat, baik bagi penata, masyarakat, dan penikmatnya. Cerita legenda Muning Raib yang mengandung nilai, filosofi, dan makna ditransformasikan ke dalam konsep tari berkelompok yang diharapkan mampu menjadi media reflektif dan inspiratif bagi penikmat seni.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91231#SENITARI | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Nyep, Legenda Muning Raib, larangan adat. | |||||||||
| Subjects: | Tari > Penciptaan Tari | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Penciptaan) | |||||||||
| Depositing User: | Oke Bimantara Sakti | |||||||||
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 05:15 | |||||||||
| Last Modified: | 22 Jun 2026 06:58 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23947 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
