Representasi Ambivalensi Dan Alienasi Dalam Eksperimen Sinematik

Bima, British Junior (2026) Representasi Ambivalensi Dan Alienasi Dalam Eksperimen Sinematik. Masters thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Bima British Junior_2026_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
Bima British Junior_2026_BAB 1.pdf

Download (712kB)
[img] Text
Bima British Junior_2026_BAB PENUTUP.pdf

Download (300kB)
[img] Video (Bima British Junior_2026_LAMPIRAN 1)
watch_v=KksC-rSzh38&feature=youtu.be

Download (1MB)
[img] Text
Bima British Junior _2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf

Download (167kB)
Official URL: https://youtu.be/KksC-rSzh38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan ambivalensi dan alienasi terhadap figur ibu dengan mengeksplorasi film eksperimental tiga layar. Penelitian berangkat dari pengalaman personal kehilangan figur ibu yang kemudian diperkuat melalui survei, wawancara, dan refleksi autoetnografis mengenai relasi ibu dan anak dalam konteks keluarga yang terpecah. Fokus penelitian diarahkan pada pengalaman ambivalensi, alienasi, dan proses berdamai terhadap pengalaman masa lalu. Penelitian ini menggunakan lima landasan teori, yaitu Laura Marks mengenai haptic visuality, Homi Bhabha mengenai ambivalensi dan alienasi, Chris Barker mengenai representasi budaya, Roland Barthes mengenai punctum, serta John Conomos mengenai self-portrait dalam film dan video essay. Kelima teori tersebut digunakan untuk membaca pengalaman kehilangan figur ibu dari dimensi budaya, identitas, pengalaman visual-afektif, memori, dan tubuh sebagai medium refleksi personal. Metode penelitian menggunakan pendekatan practice-based research dan autoetnografi. Proses penciptaan karya dilakukan melalui eksplorasi artistik berupa film eksperimental tiga layar dengan konfigurasi dua rasio 21:9 dan satu rasio 9:16. Data diperoleh melalui survei terhadap 42 responden, wawancara dengan tiga narasumber yang mengalami pengalaman serupa, wawancara dengan pakar psikologi, uji audiens sebanyak 19 responden, serta refleksi pengalaman personal. Seluruh data kemudian dikoding dan diterjemahkan ke dalam metafora visual, ruang, suara, dan tubuh dalam karya film eksperimental berjudul Sisa Frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa residu emosional berupa ambivalensi dan alienasi terhadap figur ibu dapat direpresentasikan melalui film eksperimental. Pendekatan sinema eksperimental tiga layar mampu menghadirkan pengalaman emosional yang terfragmentasi, simultan, dan afektif melalui relasi antar layar, penggunaan ruang sempit, benda memoratif, suara noise radio, serta tubuh sebagai self-portrait. Penelitian ini menegaskan bahwa sinema eksperimental dapat menjadi medium representasi alternatif sekaligus ruang refleksi kritis terhadap konstruksi budaya mengenai keluarga dan figur ibu.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Bima, British Juniornim2421637411
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorMuhammad, Fajar Apriyantonidn0029047608
Department: KODEPRODI91101#SENI
Uncontrolled Keywords: Ambivalensi, alienasi, film eksperimental, figur ibu
Subjects: Audio Visual
Divisions: Pascasarjana > S2 Studi Penciptaan dan pengkajian seni
Depositing User: Bima British Junior
Date Deposited: 26 Jun 2026 02:17
Last Modified: 26 Jun 2026 02:17
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24480

Actions (login required)

View Item View Item