Figur Manusia Sebagai Sumber Inspirasi Lukisan

Triarta Adi Putra, I Nyoman (2004) Figur Manusia Sebagai Sumber Inspirasi Lukisan. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Bab I.pdf

Download (6MB)
[img] Text
Bab VI.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Full Teks.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (29MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.isi.ac.id

Abstract

Karya seni diciptakan manusia tidak semata-mata untuk memenuhi kebutuhan keindahan saja tetapi juga dapat dijadikan apresiasi atas nilai-nilai, karena bersumber dari sikap penghargaan yang bertujuan mencari kebenaran. Seni tidak merefleksikan keadaan melulu, netral dan polos, tapi seni menyeleksi, mendistorsi dan mengintensifikasi objek dengan menggunakan imajinasi. Pengalaman-pengalaman batin seniman, pikiran-pikirannya, moodnya yang apresiatif diekspresikan keluar dalam bahasa dan rasa subjektif, diberi tempat dalam image-image yang bisa diindera dalam bentuk yang dapat dikomunikasikan kepada orang lain. Karya ini objektif tapi diwarnai dengan emosi dan sensibilitas. Ia memancarkan keekspresiar. spritual dan menjadi satu mata rantai antara jiwa dengan jiwa. Seni adalah satu-satunya bahasa dengan tujuan agar kita dapat mentransmisikan nilai-nilai kita kepada orang lain. Bentuk tubuh Manusia dalam seni lukis selalu menarik untuk dijadikan objek lukisan, dalam berkarya scni lukis bentuk-bentuk tubuh manusia bisa divisualisasikan secara nyata, juga uisa bentuk-bentuk yang sudah diolah menurut perasaan imajinasi dan fantasi si seniman. Perubahan bentuk tersebut biasanya disesuaikan dengan kebutuhan yang menciptakan, misal kebutuhan seniman untuk beradaptasi, komunika3i atau interaksi dengan seniman sabagai mahkluk sosial juga terhadap alam sekitamya. Serta kebutuhan spiritual seseorang. Dalam kehidupan seni, figur merupakan sebuah lambang atau simbol yang banyak mengandung nilai-nilai kehidupan yang nyata, yaitu nilai-nilai tentang bermasyarakat, berbudaya dan beragama, berkesenian tidak bisa lepas dari tiga unsur tersebut. Ketiga unsur tersebut saling berhubungan dan berkaitan erat satu sama yang lainnya. Tugas akhir karya seni yang penulis tampilkan disini, penulis menggunakan bentuk figur-figur manusia yang sudah mengalami pendeformasian, distruksi, simplikasi, stilisasi dan distorsi sebagai bahasa ekspresi simbol untuk menjembatani hubungan manusia dengan manusia, manusia dengan Tuhannya, dan manusia dengan alam lingkungannya serta permasalithan yang ada di dalamnya. Semua itu merupakan hasil pengamatan, perenungan tentang peristiwa yang terjadi dalam kehidupan. Sudah tentu yang dilakukan ini masih jauh dari upaya yang diharapkan untuk membuat sesuatu yang san~at baik. Penulis menvadari semua itu memerlukan rangakaian proses yang panjang dan masukan-masukan dari berbagi pihak untuk mencapai keberhasilan dalam berkarya. Untuk itu dengan kerendahan hati penulis mengharapkan saran dan kritik dari semua pihak guna pengembangan dan peningkatan karya seni lukis yang penulis tekuni di masa yang akan datang. Semoga semua ini, baik tulisan maupun karya lukisan yang penulis tampilkan dalam tugas akhir ini dapat memberi manfaat yang positif terhadap masyarakat penikmat seni. Demikian juga masyarakat akan lebih memahami gagasan yang dituangkan dalam karya-karya yang penulis buat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Triarta Adi Putra, I Nyomannim9510861021
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorSuwaji, Suwajinidn
ContributorHening Swasono, Ign.nidn
Department: KODEPRODI90201#SENI RUPA MURNI
Uncontrolled Keywords: Seni lukis, figur manusia, pengalaman
Subjects: Seni Murni > Seni Lukis
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Seni Murni > Seni Lukis
Depositing User: sri SE endarti
Date Deposited: 24 Jul 2026 03:53
Last Modified: 24 Jul 2026 03:53
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24557

Actions (login required)

View Item View Item