Fikky Ananda, 1411781022 (2019) EKSPRESI TEKNIK KEROK DAN ZAT WARNA NAPTHOL DALAM SENI BATIK. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
BAB I.pdf Download (1MB) | Preview |
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (857kB) | Request a copy |
||
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
||
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
||
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB V.pdf Download (774kB) | Preview |
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
JURNAL.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Karya seni batik tidak hanya dapat dilihat dari hasil visualnya saja layaknya karya seni rupa pada umumnya, namun memiliki teknik yang menghasilkan ornamentasi dan makna luhur pantas diapresiasi. Pada saat melejitnya batik lukis di tempat wisata Tamansari muncul berbagai teknik dalam proses pembuatan batik yang ditemukan dari hasil kreativitas pembatik setempat. Namun banyak faktor yang membuat teknik itu hilang dan tidak lestari, hal tersebut disebabkan oleh teknik-teknik dalam pembuatan batik hanya diketahui oleh pengrajin sendiri. Mereka secara pribadi menguasai tanpa ada saluran untuk menyebarluaskan kepada masyarakat umum. Kepentingan mereka hanya berorientasi pada profit perdagangan tanpa mempertimbangkan unsur pelestarian seni. Padahal salah satu upaya melestarikan batik harus disertai penyebarluasan ilmu pengetahuan dari hasil eksperimen yang telah dilakukan. Kenyataan yang terjadi di atas memberi tantangan-tantangan baru bagi penulis, sebagai kriyawati muda. Untuk menemukan jalan revitalisasi teknik yang dulu pernah dilakukan namun tidak diregenerasi. Penulis mengunakan metode penciptaan berbasis eksperimen dan kreativitas yaitu practice best research, untuk membantu menyusun tahapan-tahapan berdasarkan hasil pengamatan eksperimen secara langsung. Eksperimen yang dilakukan ada dua yaitu teknik kerok parafin basah dan zat warna napthol untuk mengetahui sejauh mana warna muda yang dapat dihasilkan, karena zat warna ini selalu identik dengan warna-warna yang gelap dan berakhir hanya sebagai background batik. Hasil dari eksperimen zat warna naphtol serta efek estetis yang ditimbulkan oleh penggunaan teknik kerok Parafin basah maka penulis selanjutnya mewujudkannya dalam karya seni batik dengan berpedoman pada pendekatan estetika. Tema isu sosial masyarakat yang divisualisasikan dengan gaya humor dan penuh dengan warna dipilih oleh penulis untuk mengekspresikan sudut pandang yang ada dalam diri secara pribadi, guna mendapatkan karya dengan tampilan yang lengkap sehingga terwujudlah kebaruan teknik, sistem pewarnaan, serta konsep dalam setiap karya yang dibuat dan disajikan.
Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||
---|---|---|---|---|---|
Creators: |
|
||||
Department: | UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta | ||||
Additional Information : | Supriaswoto Isbandono Hariyanto | ||||
Uncontrolled Keywords: | Teknik Kerok, Zat Warna Naphtol dan Batik | ||||
Subjects: | Kriya > Kriya Tekstil | ||||
Divisions: | Fakultas Seni Rupa > Jurusan Kriya > Kriya Tekstil | ||||
Depositing User: | sri SE endarti | ||||
Date Deposited: | 22 Mar 2019 01:58 | ||||
Last Modified: | 22 Mar 2019 01:58 | ||||
URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/4179 |
Actions (login required)
View Item |