Ayu Dwi Septiaresty, Dinda (2025) Memperkuat Konflik Interpersonal Tokoh Utama Melalui Desain Grafis Kaos dan Penerapan Warna Komplementer pada Tata Busana Film Fiksi "Dua Kaki". Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Dinda Ayu Dwi Septiaresty_2025_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
||
|
Text
Dinda Ayu Dwi Septiaresty_2025_BAB I.pdf Download (837kB) | Preview |
|
|
Text
Dinda Ayu Dwi Septiaresty_2025_BAB PENUTUP.pdf Download (357kB) | Preview |
|
|
Text
Dinda Ayu Dwi Septiaresty_2025_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Download (206kB) | Preview |
|
|
Image
Dinda Ayu Dwi Septiaresty_2025_LAMPIRAN 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
||
|
Text
watch_si=9uNUbMlURQtlni4a&v=R7xcwKbUvDM&feature=youtu.be Download (1MB) |
Abstract
Film “Dua Kaki” bercerita tentang anak pedagang pasar bernama Dani yang berjuang menolak relokasi pasar, namun dihalangi ibunya, Kartinah, yang memihak kepada pemerintah. Dengan adanya perbedaan tujuan ini, terjadi konflik interpersonal di antara keduanya. Pada penciptaan film ini, konflik interpersonal diperkuat melalui desain grafis kaos serta penerapan warna komplementer pada tata busana tokoh utama. Pemilihan kaos didasarkan pada pertimbangan bahwa kaos sering digunakan sebagai media ekspresi diri untuk menunjukkan identitas dan ideologi seseorang. Sedangkan, warna komplementer dipilih karena penyandingan warna komplementer menghasilkan kontras yang jelas, sehingga penerapannya dapat mempertegas adanya konflik atau perbedaan. Warna komplementer yang dipilih adalah warna merah dan hijau. Warna merah untuk busana Dani, hijau untuk busana Kartinah. Sedangkan, desain grafis pada kaos Dani memuat teks dan ilustrasi sebagai pernyataan politik Dani terhadap situasi yang sedang dihadapinya. Hal ini terkait dengan pemilihan font yang berkarakter tegas dan sering dipergunakan pada poster-poster demonstrasi, menyesuaikan bentuk perlawanan yang dilakukan Dani. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa warna komplementer dapat mempertegas adanya perbedaan sikap dan kepentingan tokoh. Selain itu, desain grafis pada kaos Dani hadir secara efektif dalam menyampaikan pernyataan politik tokoh. Desain grafis yang diciptakan pada kaos Dani menjadi medium untuk mengekspresikan keresahan dan perlawanannya secara visual. Kata Kunci: konflik interpersonal, desain grafis, warna komplementer.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91261#FILMDANTELEVISI | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Konflik Interpersonal, Desain Grafis, Warna Komplementer. | |||||||||
| Subjects: | Audio Visual Televisi > Televisi |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Media Rekam > Jurusan Televisi > Program Studi S1 Televisi | |||||||||
| Depositing User: | Dinda Ayu Dwi Septiaresty | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 08:59 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Feb 2026 08:59 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23045 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
